header image
 

Renungan di Kala Libur

Libur…neh!

Syahdan, seseorang berjuanglah akhirnya untuk menggapaikan kekhusyu’an.

Tanpa disadarilah, cobaan muncullah ke atas dasar kehidupan sang orang.

Adapun cobaan-cobaan yang banyak itu pun ia telah sudah jalankan.

Pakaian digosoklah oleh dia, lalu ditempelkannya besi yang panas sampai pada kalanya air hilanglah.

Hatta, kecapaianlah sang orang dikarenakannya cobaan tak kunjung hentinya jua tiba dari tatapannya.

Arkian, terlelap ialah pada tempat tidur yang teragak basah pun lembab.

Rama itulah akhirnya pun merenung.

Ternyata libur masih lama…dan akhirnya ia pun menenggakkan sakalat dari kulkas dingin.

~ by onlyeka on May 14, 2007.

4 Responses to “Renungan di Kala Libur”

  1. Wahahaa itu maksudnya lu suruh nyetrika ya!

    Tabah y ma pren!
    Hehehekekek

  2. ah yak ah yak
    payah deh
    mau berenang nih di maana gitu yg airnya bersih ah yak

  3. haduhh.sok melayu deh lo. tp bagus jg sii,ka.

    kyny lo bakat bkin syair melayu.

  4. I ve been reading along for a while now. I just wanted to drop you a comment to say keep up the good work.

    Joan
    Tips Beauty

Leave a Reply