Oke, deh…senin pagi ini, maksudnya pagi sekali buta ini, dengan udara pagi segar dan pohon yang melambai-lambai bak ibu-ibu yang memanggil abang bajaj sepulang belanja di pasar, hahaha, nampaknya ini benar-benar saat yang asyik untuk nge-blog sesuatu hal yang asyik pula. Oke, let’s mulai!
WWW : What a Wonderful Weekend
Oke, oke, oke dan lagi-lagi oke..gw mulai dengan pengenalan dahulu.
Arani Nadhira, pacar gw yang tercinta, sedang mengalami sakit yang cukup mengganggu, yaitu influenza + pusing karena hidung yang-ini-mampet-yang-ini-nggak itu. Sampai-sampai akhirnya gw memutuskan untuk memberikan doi sebuah balsem yang mustajab, VICKS salep. Ya, mustajab. Akhirnya selama dia merasa hidungnya mulai buntu, Arani alias Caar ini pun “ngelem” bak pecandu Narkobi. Narkoba. Tapi alhamdulillah, semua berjalan baik, lendir hidung (ingus)nya mulai menetes-netes, mencair maksudnya dan keadaannya membaik seperti yang gw harap. Emang VICKS ichiban desu!
Minggu, 7 Desember 2008, pagi-pagi jam 7, bertolak dari rumah tante di Jalan Proklamasi yang kosong ke rumah si Caar. Namun karena tak tahan perut berbunyi, akhirnya singgah dulu di gerobak nasi uduk deket Genjing. Itu nasi uduk kesukaan gw, Nasi Uduk + Bakwan + Martabak, cuma GOCENG aka Rp 5.000 bow!! Gratis teh tawar lagi.
Selesai makan gw pun meneruskan perjalanan, menumpang mikrolet M35 dari Genjing ke arah Johar Baru. “Kiri, bang” dan turun deh. Eh bayar jangan lupa, hehehe. Dengan kedua kaki gw pun menyusuri rumah-rumah komplek menuju Jalan Johar Baru V, rumah nomer 6. Sesampainya di sana kulihat pagar hijau dan mobil Daihatsu Gran Max kepunyaan sang pacar. Lalu kulihat juga si Caar sedang duduk di teras, kemungkinan besar menunggu gw (ge-er sekalee :p). “Assalamu alaikum” dan masuk deh. Caar menengok dan melihat ke arah gw dan menjawab salam. Gw pun masuk dan akhirnya duduk di teras.
Sambil menunggu bapak dan ibu Caar, kita pun belajar ilmu Bahasa Jepang alias NihonGo, dari buku-buku Kemahiran dasar. Oh iya, rencananya, gw dan Arani hari ini bakal menjalani sebuah tes, yaitu tes Kemampuan Bahasa Jepang atau Noryoku Shiken. Di sini kita masih dasar sekali, yaitu level 4.
Calon mertua gw datang juga dan langsung deh kita tancap gas (lhaa, gimana caranya nancepin gas…?) ke SMAN 6 Blok M yang menjadi tempat dilangsungkannya tes. Dengan Gran Max, ternyata ngebut juga oke punya, hhaha, beberapa adegan kebut-kebutan dan banting setir cukup membuat gw deg-degan :p.
Sesampainya di sekolah yang sedang penuh diisi para peserta ujian yang jumlahnya ratusan yang terlihat memegang buku yang rata-rata sama persis yang pastinya bisa hiragana dan katakana yang…STOP! Akhirnya kita berkumpul bersama anak-anak Labschool yang dipilih oleh Ibu Ani Sensei. Jam 9.00 kita pun masuk ke ruang tes, eh ternyata anak-anak Labs duduk sekolom coy! Dan gw duduk di depan si Caar :3
Mulai tes Writing, hmm…eeee…emmm! Sulit sekali…muzukashii, muzukashii…akhirnya setelah semua kertas ujian dikumpulkan kami pun keluar, dan ya kembali mengulas yang sebelumnya terjadi. Huuuh, gw sih belajar lagi buat yang abis ini…(padahal abis ini ujian Listening bruakakkaa)
Mulai tes Listening, hmm…anak Labs lain pasti langsung mengernyitkan dahi :p Yah, lumayanlah…tapi masi lebih gampang dari Writing…buhuhuhu…ting tong, akhirnya waktu habis dan kita lagi-lagi keluar kelas dan kembali mengulas seperti sebelumnya.
Masuk kembali untuk tes Grammar (makan tuh) dan gw baru sadar kalo kelas di SMAN 6 yang biayanya 8 bagi lipat dari Labschool ternyata sama-sama punya 2 AC, 1 Komputer multimedia, 1 OHP dengan screen, anjrit lengkap deh kecuali locker. Nah tes terakhir Noryoku Shiken dimulai, dan yaa…begitulah…susah. Selesai tes kita pun keluar dan akhirnya hanya bisa berharap yang terbaik, minimal lulus wakakaka.
Sambil menunggu dijemput, gw dan Arani memutuskan mampir ke KFC aka Kentaki Frait Ciken atau yaa..begitulah orang menyebutnya. Gw makan di depan Arani si Caar yang sedang puasa, duuh…malunya…tapi gw udah minta izin dan malah disuruh nambah,hehehe…
Akhirnya HP berbunyi sebagai isyarat Gran Max telah dekat. Kami pun keluar dan menunggu. Bruuuum, cit. Arani membuka pintu mobil dan ternyata kursi tengah telah penuh terisi oleh adik-adik Arani yang sedang teler karena puasa + AC di mobil. Hhaha, akhirnya gw naik dan duduk di kursi belakang. Di perjalanan di mana gw beberapa kali tertidur, Arani dan Bella adik perempuannya bercanda dan bergosip ria, Naufal dan Ardhi adik laki-lakinya nampak teler namun sesekali bercanda, Mama dan Papa Arani mengobrol dan saling mengawasi jalannya mobil.
Di tengah-tengah perjalanan, di daerah Senayan, Papanya Arani berkata “Eka, ikut aja ya nih ngabuburit, gapapa kan ga dicariin?” Weleh, dengan plegmatisnya menjawab “Iya deh, gapapa, lagi ga ada orang juga di rumah” :p. Akhirnya gw pun diculik dan dibawa mengitari kota Jakarta, menuju tempat ngabuburit yaitu Mall Kelapa Gading di daerah Kelapa Gading.
Sesampainya di MKG, sebelumnya membahas tentang MKG 5 yang akan didirikan, kami pun memasuki basement lahan parkir. Bermenit-menit di sana berputar-putar naik turun cuma untuk mencari sesuap lahan parkir persegi panjang. Akhirnya kami menemukan satu mobil yang mencurigakan, apakah mobil ini akan keluar atau tidak? Sempat terjadi perdebatan di dalam Gran Max mengenai hal ini, namun akhirnya sang Papa dengan ekstrim melewati rambu dan akhirnya parkir deh
Turun juga dari mobil, mendampingi Caar sekeluarga gw pun masuk ke pertokoan itu. Hawa dingin langsung menusuk gw yang saat itu sedang memakai jaket yang lumayan tebal. Rencananya kita akan menonton film di Mall itu, yaitu film terbarunya Disney yaitu BOLT.
Hiruk pikuk MKG membuat suasana ramai dan bersemangat (lebay). Kita semua bertolak dari Denki Electronic Store ke Gading 21. Ternyata eh ternyata, film BOLT yang ingin ditonton itu tidak ada di Gading 21, tapi adanya di Gading XXI (haduuu, apalah bedanya…dasar bodoh). Akhirnya terlunta-lunta kami berjalan ke Gading XXI, dipandu Mamanya Arani yang hafal sekali jalan tikus menuju tempat itu. Alhasil, dengan tempo sesingkat-singkatnya kami pun tiba di bioskop mewah itu.
First impression : Rameeeee abiiiisss!! Rame sekali dan antrian hampir menutup jalan. Kemungkinan besar ini karena film yang berjudul Twilight yang novelnya sedang laris di pasaran remaja Indonesia. Ternyata eh ternyata film BOLT juga laris, akhirnya kita dapet yang jam 4 (pas itu jam 3), di depan pula. Hoho.
Menunggu kloter selesai, Gw dan Arani yang belum salat Dzuhur pun pergi menuju Musholla, sambil memantau kalau-kalau ada anak Labschool. Namun, sejauh ini tidak terlihat ada anak Labschool. Langka juga. Gw dan Caar pun memutuskan untuk salat jama’ berhubung setelah ini nonton film yang cukup lama durasinya. Selesai salat, kembali ke bioskop tapi di jalan ketemu dengan keluarga Caar yang sedang melihat stage di lantai dasar, dengan embel-embel Rockin’ Christmas dari CampRock, High School Musical, dan Hannah Montana. Sebentar saja kite langsung chao ke bioskop.
Masuk ke bioskop lagi, akhirnya ada satu anak Labschool, dan seangkatan pula, dialah RED PES alias Red Face alias Irpun alias Irfan Wilianto anak XII IPA 2 yang sekelas sama Arani. Spontan gw menyapa donk, hehhee. Lalu, kembali ke tujuan semula, nonton BOLT. Melihat pintu studio 6 terbuka, kita pun langsung masuk. Ternyata eh ternyata, filmnya masih diputer coooy! Jadi ternyata pintu terbuka tidak secara resmi namun karena keteledoran salah seorang staff. Huuh, payah. hahaha. Lucu juga.
Penantian yang dibarengi dengan melihat cara pembuatan popcorn caramel itu pun berakhir. Pengumum mengumumkan bahwa Studio 6 telah dibuka. Kami yang berdiri di dekat pintu pun langsung masuk dan mungkin adalah yang pertama masuk, wakaka.. Gw pun duduk manis di sebelah Caar sayang :3
Film BOLT yang sebenernya bisa pake kacamata 3D itu ternyata KEREN BANGET!!! Mulai dari gambar, cerita sampe humor bener-bener bikin kagum dah! Bahkan salah satu adegannya membuat si Caar menangis saking terasa dalamnya (aduuu). Salut buat Walt Disney deh, TOP ABIIISSS!! Untuk ceritanya bagaimana, nonton sendiri aja ya…gw garansi lo ga bakal kecewa, mau lo tua muda renta bahkan belom lahir juga boleh nonton ini. TWO THUMBS UP!
Selesai nonton, jam menunjukkan pukul 17.30. Itu artinya 30 menit lagi buka puasa. Kita pun menyusuri restoran-restoran, dan akhirnya menemukan bahwa YamMie lah yang pantas mengisi perut kita yang lapar ini, apalagi keluarga Caar yang semuanya puasa, aduu :p.
30 menit memang sebentar, namun kenapa, di saat-saat puasa, 30 menit terakhir itu menjadi sangaat lama. Pangsit goreng dan bakmi yang menggoda iman…wuih…hhahaha. Ardhi beberapa kali merengek minta jam dimajuin supaya dia bisa makan, weehehe.
Ting-tong, jam bilang udah jam 6 akhirnya kita makan deh. Diawali dengan do’a untuk Arani yang 2 hari yang lalu berulang tahun dan inilah perayaan ultahnya yang resmi. Pasti si Caar seneng banget, gw ada di hari ultahnya bareng keluarga tercinta
Makan YamMie, wueenaaaaak tenan! Beneran, gw kira ini mie biasa, eh taunya Mie ayam Jamur yang bener-bener enak coy. Bumbu kerasa kemana-mana. Keliatannya sedikit tapi gw kok kenyang ya makan itu, pokoknya puas deh. Sembari makan, gw ikut foto-foto bareng Caar sekeluarga lhoo, hehe, happy bgd dah. Selesai makan, Bella minta dibeliin es krim, dan akhirnya sang Papa memenuhi permintaannya. Pergilah beliau ke KFC. Naufal Ardhi, tampak belum puas. Mereka pun beli 1 YamMie lagi. Laper bedd dah abis puasa :p. Gw pun membantu Papanya Arani bawain es krim, ternyata Papa beli es krim dengan waffle, ada rasa Kiwi ada rasa Blueberry. Wiiw, karena beberapa sakit, jadi yang dibeliin cuma Gw Papa Mama dan Bella, hehehe…dasar deh. Es krim waffle kiwi enak juga ternyata, lain kali gw mau beli lagi ah :p Sempet gw suapin si Caar satu sendok es, trus gw sisain Cone Wafflenya yang paling dia suka :3
Selesai makan, kita pun ke Musholla lagi untuk salat magrib. Selesai salat, pake sepatu, dan akhirnya menuju Gran Max di parkiran. Gw dan Naufal ngobrol tentang game dan naruto, sempet juga ngeliat restoran Eat and Eat yang baru dibuka, unik hehehe. Sampai juga di Gran Max, gw dan Naufal duduk di belakang karena sempit. Kita pun keluar dari MKG menuju rawamangun.
Tiba di Tip-Top ada kabar kalau Bella ingin beli pemutih. Hmm. Hehe, yaah tinggalah Gw, Caar, Papanya Arani dan Naufal. Beberapa kali Caar ngelem VICKS, tapi gw seneng karena kesehatannya membaik. Di belakang gw dan Naufal ngebahas game online, wew, banyak banget ya game online jaman sekarang.
Dari Tip-Top, seusai belanja, kita pun melanjutkan perjalanan. Kabarnya keluarganya Caar ingin pergi ke rumah teman Papa jadinya gw bisa di drop di depan rumah deh :D. Akhirnya, sampai juga di depan hotel Mega PRO. Gw mengucapkan banyak terima kasih, ke Caar, ke Papa Mamanya Caar, Bella, Ardhi, dan Naufal. Seusai salam, gw pun turun dan akhirnya menyeberang memasuki areal Wisma BRI. Mampir ke Satpam minta kunci rumah, dan akhirnya masuk deh. Abis itu, hari pacaran gw belum selesai. Gw SMSan lalu telponan deh.
Jalan-jalan sama keluarga pacaar adalah yang pertama buat gw, dan itu bener-bener pengalaman yang berharga sekaligus menyenangkan. Gw seneng seharian ini bareng sama si Caar.
Caar, i love u. Happy b’day ya. Semoga apa yang udah dido’ain kemaren terkabul semua
Sorry for the long blog :p